Rabu, 20 November 2013

Sejarah Internet

hay sobat sekalian kali ini saya akan share materi tentang sejarah internet.

ARPANET
Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. Sebenarnya ARPA tidak memiliki ahli ilmu pengetahuan ataupun laboratorium. Yang dimiliki hanya kantor dan budget kecil (bagi standar Pentagon) saja. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.
Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Jaringan telepon tradisional dianggap tidak aman. Karena bila satu jalur saja hilang, maka hal ini dapat mengakibatkan terhentinya semua percakapan yang menggunakan jaringan atau bahkan yang hanya menggunakan sebagian jaringan secara tiba-tiba. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA.
Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.
Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Keempat simpul ini memang memiliki berbagai kontrak dengan ARPA, dan masing-masing simpul mempunyai komputer host yang benar-benar berbeda dan tidak bersesuaian satu dengan lainnya. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya.
Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile. Percobaan ini juga menunjukkan bahwa protokol-protokol ARPANET yang telah ada tidak sesuai untuk dioperasikan pada jaringan ganda. Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET.
Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX. Para peneliti di Berkeley menyusun sebuah program antarmuka (interface) ke jaringan (socket) yang memudahkan dan menulis beberapa program utilitas, aplikasi dan manajemen untuk membuat sistem jaringan lebih mudah dioperasikan.
Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Sampai pada keadaan ini, ARPA menyerahkan manajemen jaringan ke Defense Communication Agency (DCA) untuk menjalankan ARPANET sebagai jaringan operasional. Yang pertama dilakukan DCA adalah memisahkan bagian jaringan militer ke subnet tersendiri, MILNET, yang memiliki gateway-gateway yang sangat ketat membedakan antara MILNET dengan sisa subnet riset lainnya.
Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP. Sejak itu, DNS menjadi sistem database yang tergeneralisasi dan terdistribusi untuk menyimpan berbagai informasi yang berhubungan dengan penamaan.
Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.
NSFNET
Pada akhir tahun 1970-an, NSF (National Science Foundation) melihat begitu besarnya dampak ARPANET bagi penelitian universitas. Namun hanya universitas yang memiliki kontrak penelitian dengan DoD yang dapat bergabung ke ARPANET. Kekurangan akses yang universal ini mendorong NSF untuk membangun sebuah jaringan maya, CSNET.
Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET.
Jaringan NSFNET segera meraih sukses dalam waktu yang relatif singkat dan sekaligus kelebihan beban. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.
Seiring dengan perkembangan berkelanjutan, NSF menyadari bahwa pemerintah tidak dapat memberikan dana pengembangan jaringan untuk selamanya. Selain banyak organisasi komersial yang ingin bergabung ke dalam jaringan yang dibiayai NSF. Akibatnya, NSF meminta MERIT, MCI dan IBM untuk membentuk perusahaan nirlaba, ANS (Advanced Networks Services). Pada tahun 1990, ANS mengambil alih NSFNET dan meningkatkan kemampuan jaringan itu untuk membentuk ANSNET.
Pada tahun 1991, Wakil Presiden AS Al Gore, mengusulkan perluasan arsitektur NSFNET agar melibatkan sekolah K-12, community college (perguruan tinggi setempat), dan college dua-tahun lebih banyak lagi. Desember 1991, Kongres AS mengesahkan rancangan undang-undang NREN (National Research and Educational Network) yang dapat diakses oleh pelaku bisnis dengan mengizinkan mereka membeli sebagian dari jaringan untuk penggunaan komersial.
Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengoperasikan jaringan IP komersial. Pada saat ANSNET dijual ke America Online pada tahun 1995, jaringan regional harus keluar dan harus memiliki layanan IP komersial untuk dapat saling terhubung.
Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).
Negara-negara dan daerah lainnya juga membangun jaringan yang sebanding dengan NSFNET. Di Eropa misalnya, EuropaNet merupakan sebuah backbone IP untuk organisasi-organisasi riset dan EBONE merupakan jaringan yang lebih berorientasi komersial. Keduanya jaringan ini menghubungkan sejumlah kota di Eropa. Setiap negara di Eropa memiliki satu atau lebih jaringan nasional yang sebanding dengan jaringan regional NSF.
INTERNET
Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan-jaringan tersebut sebagai sebuah internet, dan kemudian disebut Internet. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.
Faktor yang mempunyai andil besar dalam pertumbuhan yang cepat itu adalah penyambungan jaringan-jaringan yang telah ada ke Internet. Pada waktu yang lampau penyambungan tersebut meliputi SPAN (jaringan fisika luar angkasa NASA), HEPNET (jaringan fisika energi tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa), dan jaringan-jaringan lainnya. Sejumlah link trans atlantik juga terbentuk. Dengan perkembangan yang eksponensial ini, cara informal lama dalam mengoperasikan Internet tidak lagi dipakai. Pada bulan Januari 1992, Masyarakat Internet (Internet Society) terbentuk. Masyarakat Internet bertujuan untuk mempromosikan manfaat Internet.
Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.

LATAR BELAKANG INTERNET
Cikal bakal dari Internet adalah ARPANET, sebuah jaringan eksperimen milik pemerintah Amerika Serikat berbasis komunikasi data paket yang didirikan di tahun 1969. Tujuannya untuk menghubungkan para periset ke pusat-pusat komputer, sehingga mereka bisa bersama-sama memanfaatkan sarana kompuer seperti disk space, data base dan lain-lain. Kegiatan ini disponsori oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, bersama lembaga yang dinamakan Advanced Research Projects Agency (ARPA) . Diawal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antaar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika. Pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung. Pada saat ini Internet terdiri atas lebih dari 15.000 jaringan yang mengelilingi dunia (70 negara di 7 benua). Sekitar 25 juta orang dapat saling mengirimkan pesan melalui Internet dan jaringan-jaringan lain terhubung dengannya. Pemakaiannya sudah bukan murni untuk riset saja, tetapi mencakup kegiatan sosial, komersial (melalui jaringan antar komersial bernama CIX), budaya dan lain-lain.
sekian dulu materi dari saya semoga bermanfaatnya.......oke

Minggu, 10 November 2013

CPU


Isi dalam CPU
Untuk merakit komputer satu unit dibutuhkan beberapa hardware yang dibutuhkan, adapun hardware yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
sumber dari http://yohan.oprekblog.com
1. Prosesor
Prosesor merupakan otak suatu komputer, prosesor ini sering disebut dengan nama Pentium atau AMD ( Advanced Micro Device ). Prosesor adalah komponen terpenting dalam sebuah komputer. Biasanya sebuah prosesor mengusung suatu frekwensi dengan satuan MHz atau GHz. Pentium 4 misalnya mengusung 1,8 GHz, di dalam prosesor tersebut tertanam jutaan transistor yang jarak antar transistor dalam satuan nano meter alias sepermilyar meter. Prosesor sendiri selain di dalamnya mempunyai transistor juga mempunyai memori kontroler, memori kontroler ini menentukan sebuah kerja prosesor, jika suatu prosesor mempunyai memori cache besar maka prosesor tersebut bagus kinerjanya. Biasanya istilah dibidang komputer secara tekhnik disebut L1 cache, L2 cache. L1, L2, dan L3 Cache adalah suatu tempat untuk penampungan data sementara jika Prosesor sedang loading data yang besar Untuk mengantri diproses oleh komputer, data2 tersebut diberikan ruang tunggu di cache tersebut. Soal Performa, tidak bisa ditentukan oleh L1, L2, maupun L3 Cache nya saja tapi juga ditentukan oleh FSB ( Front Side Bus ) alias lebar data, proses Produksi (65 nm, 45 nm, dll) dan juga arsitektur prosesor itu sendiri.
Ciri prosesor, jika anda mempunyai komputer Pentium 4 lawas maka anda mempunyai prosesor dengan socket 478. Maksudnya di prosesor ada pin sebanyak 478. Sedang prosesor terbaru sekarang tidak menggunakan pin, pin sendiri dipindah ke mainboard. Hanya prosesor AMD saja yang masih menggunakan model socket. Pentium adalah merupakan kode dagang, sekarang penamaan pentium sudah tidak lagi dipakai dan diganti dengan istilah Core !
Biasanya dalam pembelian prosesor ada heat sink dan kipasnya, heat sink adalah semacam besi/alumium/tembaga untuk menyeraop panas prosesor.
Prosesor dibagi dengan segmen class .. kalo keluaran Intel Procesor dikenal dengan Intel Pentium dan Intel Celeron, lho apa bedanya ? memang keduanya keluaran Intel, yang membedakan kedua prosesor itu selain penamaan jeroan isinya juga berbeda, perbedaan ini ditentukan dengan besaran L1 dan L2 cache, katakanlah prosesor Intel Celeron itu versi murah atau ekonomisnya sebuah prosesor keluar Intel
Nama Intel® Celeron® sebenarnya dibuat untuk membuat prosesor dengan harga lebih terjangkau (murah) dibanding yang dinamakan Intel® Pentium® 4 atau Intel® Pentium® III pendahulunya yang juga didampingi dengan produksi Intel® Celeron®. Intel® Celeron® hampir selalu diproduksi dengan L2 cache yang lebih rendah dibanding Intel® Pentium® 4 atau Intel® Pentium® III pada periode pemasaran yang sama. Prosesor ini ditujukan untuk penggunaan yang tidak terlalu berat, meskipun pada suatu masa sebelumnya server yang menggunakan prosesor ini juga dipasarkan oleh Intel. Dengan demikian teknologi dasar yang dipakai memang sama dengan versi yang optimum yaitu Intel® Pentium® 4 tapi dengan pengurangan cache dan harga yang lebih terjangkau. Jadi kalo prosesor Intel Genuine mengusung L2 cache sebesar 1 MB dan Celeron 256 kb tetapi clock speed sama maka kinerjanya juga nggak sama, karena L2 cache itu adalah tempat untuk menaruh data yang diproses prosesor.
Dalam bahasa kerennya Intel Celeron itu adalah Intel Genuine tetapi dipangkas kemampuannya. Intel Celeron tidak ditujukan untuk pemakaian aktifitas komputer yang berat seperti game 3D, video editing, image editing. Biasanya pemakaian Intel Celeron ini untuk kantoran yang tidak membutuhkan komputer yang diajak kerja marathon
Lain halnya dengan prosesor keluaran AMD, AMD juga membagi dua class prosesornya, AMD Ahlon dan AMD Sempron ( dulu Duron ), tetapi prosesor versi ekonomisnya AMD ini sungguh berbeda, kalo versi ekonomisnya Intel Celeron pada awalnya sengaja dibuat, sedangkan AMD Sempron rumor yang beredar adalah prosesor AMD Sempron adalah prosesor AMD Athlon yang tidak lolos uji, sehingga dijadikan prosesor di bawah kelasnya yaitu AMD Sempron ( Duron ). Sehingga acapkali ada orang berani “mengoprek” prosesor AMD Duron menjadi AMD Athlon beneran. Kenapa sih AMD kok nggak setenar Intel ? Bagi kalangan pemakai awam AMD adalah merupakan prosesor yang kurang dilirik. Tetapi bagi kalangan pemakai komputer yang sudah hobby AMD adalah sebuah prosesor dambaan, selain murah, kinerjanya tidak kalah dengan Intel. Kalo saya beli prosesor Intel 2,0 GHz seharga 1 juta, sedangkan AMD dengan speed 1,6 GHz, kinerjanya nggak kalah sama Intel walau harganya lebih murah AMD, AMD sebenernya tidak menggunakan penamaan frekwensi dengan satuan GHz, tetapi menggunakan PR ( Perormance Rating ), misalnya AMD 2000+, clock speednya dalah 1,6 GHZ ! kok bisa ? Artinya jika PR 2000+ bisa dibandingkan dengan Intel Pentium dengan clock speed 2000 MHz atau 2,0 GHz
Clock speed suatu prosesor bukan segalanya, dari pada capek-capek menggenjot clock speed lebih baik meningatkan kinerja sebuah prosesor. Jadi secara kasar, clock speed rendah tetapi bisa menghantam clock speed cepat !
2. Motherboard
Pembahasan motherboard akan sangat kompleks dan meluas, untuk tahap perkenalan motherboard tak lain adalah papan induk pcb besar, di mana kita semua akan menancapkan hardware yang kita beli. Ada banyak motherboard dari berbagai merk tersebar di toko-toko mangga dua dan lain sebagainya. Contoh motherboard beserta keterangannya lihat gambar berikut :
Keterangan :
a. Processor Socket
Tempat menaruh prosesor, ada yang berbentuk socket 478 pin, LGA 775 dll
b. Memory
Tempat menancapkan keping memori / RAM tergantung motherboardnya, bisa SDRAM /DDRAM
c. Northbridge
Chipset motherboard, atau chipset utama
d. AGP
Slot VGA AGP ( Accellerator Grapic Port ), kartu VGA untuk memproses gambar / video (rendering )
e. PCI
Slot PCI ( Peripheral Component Interconnect ) seperti modem, kartu suara, firewire, tv tunner card, ethernet card
f. IDE
Integrated Drive Electronic, maksud adalah hardisk IDE ? PATA
g. BIOS
Basic Input Output System, pengaturan setting mesin komputer
h. Southbridge
Chipset kedua motherboard
i. SATA
Serial ATA ( AT Attachment ) AT : Advanced Technology, Hardisk model terbaru SATA
Di motherboard ini semua peripheral menancap, pembelian motherboard harus jeli karena motherboar juga menentukan kinerja sebuah komputer, dimana motherboard ada dua jenis, ya motherboard dengan form factor micro ATX alias motherboard mini dan motherboard ATX.
Kedua motherboard di atas dibedakan atas beberapa hal, pertama yang paling mencolok adalah adanya tempat colokan monitor, istilah umumnya motherboard dengan vga onboard, gambar atas sebelah kiri ada yang dilingkari itu merupakan tempat colokan monitor. Sedangkan motherboard di sebelah kanan adalah motherboard dengan jenis ATX dimana tidak ada tempat colokan monitor, untuk colokan monitor diberi card VGA ( baca VGA Card ) di makalah selanjutnya. Bagusan mana ? Tentu saja yang versi Atx lebih bagus, selain luas sehingga tempatnya agak lega untuk sirkulasi udara di dalam casing. Selain ini tempat untuk menambah peripheral baru lumayan banyak. Lihat warna putih saya lingkari, itu untuk menambah peripheral baru, entah itu modem, soundcard, firewire dll.
3. RAM
RAM (Random Access Memory) adalah memory sementara atau alat penyimpan data sementara untuk diproses di processor/CPU atau dipindahkan ke tempat lain (misalnya harddisk). RAM tidak bisa menyimpan data, begitu daya listrik mati maka isinya juga hilang. Besaran Ram ditentukan oleh rumus MB ada 128 MB 256 MB 512 MB 1 GB dan seterusnya.
Di dalam ranah komputer mengenal beberapa jenis memori, tetapi saya batasi hanya memori yang masih beredar di pasaran baik second maupun baru.
SDRAM
Single Data RAM adalah memori yang biasa di pakai di komputer Pentium 3 kebawah. kadang ditemukan juga di Pentium 4 awal.
RAM jenis SDRAM adalah dengan istilah PC100 dan PC133
DDRAM ( DDR1 )
Double Data, adalah jenis memori yang dipakai untuk Pentium 4 ke atas *
Memori jenis DDR2 iniada beberapa jenis PC1800 PC2100 PC2700 dan PC3200
DDR2
Perbedaan DDR1 dengan DDR2 bentuknya yang agak mirip dan beda clock, RAM kedua jenis ini tidak bisa dipakai sembarangan DDR2 biasanya dipakai untuk komputer yang berprosesor Dual Core / Core 2 Duo. Lock di mulai dengan PC4200 PC5300 PC6400
4. VGA ( Video Graphics Array )
VGA Card adalah sebuah peripheral slot ekspansi yang ditancapkan ke motherboard. Fungsi Vga sendiri adalah memproses gambar dan video, kerja komputer terberat adalah memproses gambar, ini pekerjaan yang tidak ringan bahkan bisa dikatakan kerja berat, maka untuk menghindari kerja berat seperti ini dibutuhkan sebuah prosesor lagi, kalo kita mengenal prosesor sebagai otak komputer seperti Intel Pentium / Core 2 Duo / Dual Core / AMD, maka VGA Card juga mempunyai prosesor, prosesor ini diusung oleh dua pabrikan yang selalu berseteru sejak dulu, ATi Radeon yang dimiliki oleh AMD ( prosesor saingan Intel ) dan Nvidia. Besaran VGA sendiri dihitung dari jumlah memori yang diusung misal VGA dengan Ram 128 MB, maka VGA tersebut mempunyai ruang untuk memproses gambar samai 128 MB dan tidak menggambil memori utama komputer ( baca makalah RAM ), berbeda dengan VGA Onboard, untuk motherboard jenis onboard besaran memori mengambil memori utama alias share, jika onoardnya 128 Mb dan sebuah komputer mempunyai RAM 256 maka komputer hanya bekerja dengan RAM 128, karena yang 128 Mb digunakan untuk proses VGA.
Ada dua jenis VGA yang beredar di pasaran, yang membedakan VGA tersebut adalah VGA AGP dan VGA Pcie 16 X
VGA AGP
VGA PCIe 16X
Yang membedakan adalah jenis slotnya ( lihat yang berwarna kuning emas bagian bawah ), dan ini pun juga dibedakan dengan jenis motherboardnya, ada motherboard jenis dengan VGA AGP ada juga motherboard jenis VGA PCIe.
Motherboard dengan VGA AGP
Motherboard dengan VGA PCIe 16X
5. Hardisk
Hardisk adalah sebuah media penyimpanan yang menggunakan plater atau besi yang tahan banting dalam putaran tertentu, besaran hardisk sekarang ini dalam satuan GB
Contoh gambar hardisk
Sedangkan jeroan hardisk bisa dilihat di bawah :

Ada dua jenis hardisk yang saat ini lazim dipakai untuk komputer rumahan yaitu hardisk jenis PATA dan SATA, perbedaannya pada interface kabel yang dipakai. PATA biasanya dipakai pada komputer model lama
Perbedaannya terletak dari kecepatan menginput atau output data dari hard disk, yang S-ATA lebih cepat dari ATA.
6.Optik Drive
Drive optik ini gunanya bermacam-macam. Untuk instalasi program komputer ada dua macam yang bersifat ROM dan RW, yang ROM hanya bisa baca dan yang RW bisa untuk membakar /rekam.
7.Casing
Casing adalah rumah peripheral komputer, coba anda bayangkan jika komputer tanpa casing. Casing sendiri ibarat rumah untuk menaungi peripheral komputer, casing biasanya sudah ada PSUnya alias power suply unit.
8. Power Supply
Power supply biasanya jadi satu paket dengan casing kecuali anda membeli terpisah, memang jarang membeli casing terpisah dengan psu, kecuali memang suka sama bentukcasing tetapi mengganti psu dengan yang lebih baik.

.
Power Supply komputer
Power Supply komputer menggunakan sistem SMPS (Switching Mode Power Supply), yaitu sistem power supply yang menggunakan metode pensaklaran tegangan dengan kecepatan tertentu (frekuensi tertentu). Hasil dari pensaklaran ini berupa sinyal kotak (pulse) diinduksikan ke sebuah transformator (primer) untuk menghasilkan beberapa tegangan output pada sekunder transformator yang kemudian disearahkan dengan dioda dan elko.
Selain itu pada sistem SMPS juga ada sistem regulasi dengan sistem feedback, artinya tegangan output disensor lalu hasilnya dipakai untuk mengendalikan proses pensaklaran SMPS. Sistem SMPS lebih efisien dari pada sistem power suply konvensional yang menggunakan satu buah transformator 50Hz.
Bagian bagian Power Supply Komputer
       1. AC-IN Socket
AC socket adalah jalan masuk begi tegangan AC jala-jala listrik ke dalam modul rangkain power supply. AC socket berisi 3 pin, yaitu 2 pin untuk tegangan AC dan 1 pin untuk ground. Penyambungan Ground pada power supply komputer sangat penting untuk menetralisir tegangan bocor pada proses induksi SMPS.
Tegangan bocor ini tidak mematikan bagi manusia namun bisa mengagetkan dan bahayanya bagi komputer adalah dapat menyebabkan kejutan listrik bagi motherboard yang bisa membuat motherboard hang.
         2. Modul SMPS
Modul SMPS adalah bagian utama sebuah power supply komputer. Modul ini berisi rangkaian pemroses tegangan AC input menjadi beberapa tegangan DC. Dalam modul SMPS terdapat dua unit power supply yaitu Stand-by Power Supply dan Main power supply.
Stand-by power supply menghasilkan tegangan output +5vDC dengan arus sekitar 2 A untuk kebutuhan tegangan stand-by bagi motherboard. Stand-by power supply langsung hidup saat pertama kali komputer di hubungkan ke jala-jala listrik, jadi independen tidak tergantung kontrol dari motherboard.
Bagian Dalam Power Supply Komputer

Spesifikasi dan Fungsi Komponen-Komponen Pada Motherboard

Seperti yang kita tahu bahwa komponen hardware ada yang disebut Central
Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak dari komputer yang menjadi kendali utama
komputer. Terdapat banyak komponen-komponen didalamnya, salah satunya adalah
Mainboard atau Motherboard. Dikatakan demikian karena Mainboard merupakan
komponen atau elemen utama yang ada dalam CPU. Mainboard merupakan papan sirkuit
yang digunakan untuk meletakan komponen-komponen CPU untuk pemasangan
hardware. Seperti yang dipaparkan fungsi Mainboard adalah sebagai media tempat untuk
menghubungkan komponen-komponen hardware agar komputer dapat bekerja, juga
merupakan media terbesar yang ada dalam CPU. Pada Mainboard terpasang pula kabel
penghubung dari Power Supply, kabel tersebut yang memberikan sumber arus listrik agar
Mainboard dapat bekerja.


Papan Induk (Mainboard/Motherboard)
Ok, Sekarang Waktunya mengenal lebih jauh tentang perangkat-perangkat yang ada dalam PC :)

      9. CPU (Central Processing Unit)
CPU adalah central dari semua kegiatan computer seperti halnya otak kita teman-teman, bila CPU ini tidak ada maka computer tidak akan tau apa yang harus dikerjakannya dan bisa dilihat dengan jelas CPU itu di letakan atau dipasang di CPU soket.
Central Processing Unit (CPU).

    

    10. Northbridge
Northbridge itu adalah benda yang mengatur jalannya CPU dan RAM istilahnya northbridge ini controlnya CPU dan RAM.

Northbridge (Jembatan Utara)
Setiap mainboard bentuk northbridgenya pasti beda-beda, tapi fungsinya tetap sama , rata-rata northbridge ini terletak di antara CPU dan RAM.

    11.  Southbridge
Southbridge adalah tempat pengaturnya input output device. Jadi semua yang berhubungan dengan input output diatur oleh southbridge.

Southbridge (Jembatan Selatan)
     12. BiosBattery
      Kegunaan bios battery itu buat menyimpan settingan bios kita teman-teman.bila bios kita ingin di restart atau   kembali ke tampilan pabrikan battery bios bisa di lepas dulu, lalu dipasang kembali.

Cara lepas battery



     13.  Chip Bios
Kegunaan Chip Bios ini untuk menampilkan bios di layar computer

Chip Bios

14. Video Card
Video card ini adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan output gambar untuk ditampilkan di monitor. Sebelum membeli sebuah video card, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot video card apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lain sebagainya.

15. Sound Card
Sound card adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan suara dan menyediakan port-port inputan dan outputan. Sound card biasanya telah disediakan secara onboard di motherboard-motherboard baru yang ada di pasaran saat ini, jadi kalian tidak perlu mengeluarkan dana ekstra untuk membeli sebuah sound card.

16. Monitor
Monitor adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan gambar yang di-output dari video card. Monitor komputer yang banyak tersedia di pasaran saat ini adalah monitor CRT (monitor tabung) dan monitor LCD, namun saat ini kebanyakan orang-orang lebih memilih menggunakan monitor LCD (terutama di kantor-kantor) karena monitor LCD ini selain tampilannya lebih modern, juga memiliki kelebihan lainnya yaitu hemat space dan hemat listrik.

17. Keyboard
Keyboard adalah sebuah komponen komputer inputan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetikkan sesuatu. Selain keyboard standard, keyboard komputer saat ini memiliki model bermacam-macam, seperti keyboard mini, keyboard fleksibel yang bisa dilipat, keyboard wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.

18. Mouse
Mouse adalah komponen komputer inputan yang berfungsi untuk menggerakan cursor di layar monitor kita dan untuk meng-klik sesuatu seperti tombol-tombol di sebuah program aplikasi. Mouse juga bermacam-macam modelnya, ada mouse standard, mouse untuk keperluan gaming, mouse wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.



19. DVD-RW
DVD-RW adalah tempat memutar, membaca, dan membackup data ke disc.
Penampakkan dari DVD-RW ini seperti
DVD-RW
NB: Kalau DVD-RW kita bisa membaca atau membackup data baik disc CD atau DVD. Kalau DVD-R hanya bisa membaca disc CD atau DVD saja dan tidak bisa membackup data. Kalau CD-RW bisa membaca dan membackup CD saja. Kalau CD-R hanya bisa membaca CD saja dan tidak bisa membackup data.

 20.BatereCMOS

 
Batere ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam
mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum
mendapatkan daya dari power supply
.

                                                                                                                                                                                   AIDIL BAHAR